Pagi. Negosiasi AS-Iran di Islamabad buntu, Trump perintahkan blokade Selat Hormuz tadi malam. Minyak tembus $104/bbl, IHSG buka turun 0.65% ke 7.410. Petrokimia dan coal jadi dua sektor yang paling kohesif hari ini.
Catatan harian, terbit tiap sebelum pasar buka.
Kondisi hari ini balik tegang. Ceasefire yang sempat bikin IHSG loncat +6.14% minggu lalu berakhir cepat. Delegasi AS dan Iran keluar Islamabad tanpa kesepakatan, Trump langsung perintahkan blokade penuh Selat Hormuz. Brent di $101-102/bbl, WTI $104/bbl. Asing kemarin masuk Rp1 triliun tapi hari ini kemungkinan keluar selektif. Yang menarik perhatian gue paling besar adalah akumulasi broker besar di $TPIA dan $BRPT yang punya latar belakang makro jelas, dan coal yang kembali relevan karena minyak mahal.
Biar cepet, ini rangkuman saham yang paling kuat ngerespon narasi market hari ini (alasan lengkapnya gue tulis di bawah):
Biar gampang nyaring, gue petain dulu sektor mana yang narasinya lagi kenceng (▲) dan mana yang masih nunggu konfirmasi (◆). Kalau mau mulai, prioritasin yang hijau dulu.
Margin ekspansi dari perubahan harga feedstock. Broker sudah 6 hari akumulasi, narasi makro searah dengan flow lokal. Kedua saham muncul di relative strength dengan skor 90.
Asing konsisten akumulasi di gas. $ESSA score 82 di foreign consensus, 5/5 hari asing masuk. $ENRG muncul di broker sequence (6 broker, 6 hari) dan relative strength.
Harga NEWC masih elevated, asing parkir defensif. Minyak mahal bikin coal lebih kompetitif untuk pembangkit Asia. $PTBA 5/5 hari asing masuk, $ADRO 4/5 hari.
RSI 51.9 sehat, MACD bullish, flow asing masih masuk 1.2 triliun. Tapi kalau rupiah melemah tajam, segmen kredit konsumen bisa ikut kena.
Yield AS belum turun, foreign flow masih keluar dari bank besar. Eskalasi Hormuz yang memperburuk trade balance bisa menambah tekanan di sektor ini.
Cara gue pakai catatan ini: Biasanya gue nggak mantau semuanya. Gue cuma milih 1 atau 2 saham yang ceritanya paling masuk akal buat gue dari semua Lensa Narasi dan Broker. Jangan telan mentah-mentah ya, jadiin ini awalan aja buat lo pilih sendiri.
Lensa pertama, dari narasi makro. Dimulai dari kondisi upstream global, lihat sektor yang kena dampak, baru turun ke sahamnya.
Lensa kedua, dari pola akumulasi. Flow broker sering datang mendahului narasi.
Gue bakal update kondisi market di situs ini tiap sebelum bursa buka. Tapi ini baru awal. Gue lagi bangun dua hal supaya lo bisa riset mandiri lebih gampang:
Keduanya masih dikembangkan. Daftar waitlist duluan?
Mau masuk waitlist? Ambil ebook ini sekalian.
Cara gue baca narasi makro dengan Contekan Framework Baca Narasi & Flow Broker. Gratis.
Ambil kalau mau. Nanti gue masukin ke waitlist Telegram & App juga.