Kamis, 16 Apr 2026 · pagi

Pagi. Gencatan AS-Iran sudah 8 hari bertahan, Hormuz mulai dibuka kembali, minyak turun dari puncak $141 ke $94-98/bbl. Kemarin ESDM berlakukan HPM nikel baru efektif, dan saham nikel langsung merespons.

Catatan harian, terbit tiap sebelum pasar buka.

$MDKA Gold Mining Gold ATH $4.871, volume +81% kemarin
$INCO Nikel HPM baru efektif kemarin, +5.84% dalam sehari
$ADRO Batubara Asing akumulasi 8 hari konsisten, Rp 254 miliar
$ESSA Gas & Amonia Sudah reli besar, asing mulai distribusi
$WMPP Process Industries Skor tertinggi screener broker kemarin
Gencatan AS-Iran masih bertahan, Hormuz mulai normal, minyak turun ke $94-98. Ceasefire yang dimulai sekitar 8 April membuat Selat Hormuz perlahan dibuka kembali. Transit harian naik dari titik terendah 6-12 kapal ke arah yang lebih normal, meski masih jauh dari 135 kapal/hari. Brent jeblok dari puncak $141 ke kisaran $94-98 dan DXY melemah ke sekitar 100, memberi napas ke Rupiah dari ATL Rp 17.038 (6 April). Gencatan ini masih 2 mingguan dan rentan, kedua pihak belum deal jangka panjang.
Nikel dapat dua katalis sekaligus: HPM baru + LME naik 17% setahun. Kepmen ESDM No.144 berlaku efektif 15 April. Formulanya direvisi: corrective factor lebih tinggi, mineral ikutan (besi, kobalt, krom) masuk perhitungan, dan satuan beralih dari DMT ke WMT. Hasilnya langsung kelihatan: $INCO +5.84% ke 6.800, $NCKL +3.12%, $MBMA +1.34%, $NICL +2.58%. Di LME, nikel di $18.314/ton, naik 17% dibanding setahun lalu dan 4.7% dalam sebulan. Kuota produksi nikel 2026 dipangkas dari 379 juta ton ke 250 juta ton. Sinyal disiplin produksi yang nyata.
Gold ATH $4.871 dan $MDKA jadi target utama asing kemarin. Gold menembus $4.871/oz intraday 15 April, rekor tertinggi baru. $MDKA naik 4.36% dengan volume 88 juta lembar (+81.6%) dan foreign net buy Rp 67.5 miliar hanya dalam satu hari. Asing punya thesis yang jelas di sini: proyek emas Pani sudah mulai heap leach di Q1 2026, dan dengan gold ATH, cashflow yang masuk ke depan jauh lebih tebal. $ADRO juga terus dikumpulkan asing, total Rp 254 miliar dalam 8 hari terakhir, dengan volume +51.96% kemarin.
$ESSA sudah berlari jauh dan mulai distribusi. Rupiah perlu tetap dipantau. $ESSA naik dari 665 ke peak 830 dalam 8 hari (+17.7%), tapi kemarin langsung balik 5.42% ke 785 dan asing jadi net seller Rp 16.7 miliar. Fase akumulasi sudah lewat, sekarang memasuki distribusi. Rupiah masih betah di Rp 17.000, dan kalau ceasefire retak serta minyak naik lagi, tekanan bisa balik dengan cepat. IMF April 2026 WEO sudah turunkan proyeksi pertumbuhan Indonesia ke 5.1%.

Biar gampang nyaring, gue petain dulu sektor mana yang narasinya lagi kenceng (▲) dan mana yang masih nunggu konfirmasi (◆). Kalau mau mulai, prioritasin yang hijau dulu.

Gold Mining ▲ · Nikel ▲ · Batubara ◆ · Gas/Amonia ▼ · Perbankan ✕
Gold Mining $MDKA, $EMAS, $ARCI, $BRMS

Gold ATH $4.871/oz dan DXY yang melemah jadi kombinasi paling solid untuk emiten emas. $MDKA punya volume dan foreign confirmation paling kuat kemarin, ada story fundamental di Pani yang mulai berproduksi.

Nikel $INCO, $NCKL, $MBMA, $NICL

Katalis regulasi konkret: HPM baru efektif kemarin langsung naikkan cost floor bijih nikel. Kuota produksi 2026 juga dipangkas serius. Di LME, nikel sudah naik 17% setahun. $INCO sebagai pure play paling bersih dari noise, dan foreign sudah masuk konsisten sejak April 6.

Batubara $ADRO, $PTBA, $AADI, $ADMR

Newcastle stabil di $135/ton. Asing parkir defensif di sini, terutama $ADRO yang punya akumulasi paling konsisten. Bukan momentum saham, tapi tempat parkir sementara asing belum yakin broad market siap recovery penuh.

Gas & Amonia $ESSA, $BIPI

Setelah reli 17.7% dalam 8 hari, $ESSA mulai pullback kemarin (-5.42%) dan asing jadi net seller. Narasi gas masih valid tapi entry sekarang terlambat. Tunggu pullback lebih dalam dulu sebelum masuk lagi.

Perbankan $BBCA, $BBRI

Rupiah masih di level lemah, dan Bank Indonesia mengisyaratkan ruang pelonggaran yang terbatas setelah 150bp cut sejak September 2024. Asing belum masuk agresif ke sektor ini.

Cara gue pakai catatan ini: Biasanya gue nggak mantau semuanya. Gue cuma milih 1 atau 2 saham yang ceritanya paling masuk akal buat gue dari semua Lensa Narasi dan Broker. Jangan telan mentah-mentah ya, jadiin ini awalan aja buat lo pilih sendiri.

Lensa pertama, dari pola akumulasi broker. Flow broker sering datang mendahului narasi.

$WMPP
Wachyuni Mandira — Process Industries
Kenapa masuk radar Skor tertinggi di screener broker kemarin (97). Tiga broker (YB, YP, NI) masuk konsisten 3 hari berturut-turut, volume 22.35x rata-rata, return 3 hari +12.82%, dan close di high harian (100%). Ada 7 peers di sektor yang sama juga bergerak.
Tapi hati-hati Tidak ada driver makro yang jelas untuk sektor Process Industries. Ini murni flow broker. Momentum bisa kuat 1-2 hari ke depan, tapi exit cepat kalau volume mulai drop.
BSC Score 97 Volume 22x L4 Broker Flow
$WMUU
Process Industries
Kenapa masuk radar Skor 87 di screener broker. Tiga broker (IF, NI, YB) konsisten 3 hari, volume 4.66x, return 3 hari +22.86%. Sektor sama dengan $WMPP, ada 7 peers yang juga bergerak, menandakan rotasi di sub-sektor ini.
Tapi hati-hati Sama seperti $WMPP, ini L4 broker-led rotation tanpa upstream driver. Return 3 hari +22.86% berarti sebagian momentum sudah berjalan. Sizing kecil dan target jangka pendek.
BSC Score 87 Return 3D +22.86% L4 Broker Flow
Gold ATH + HPM nikel baru + coal defensif. Tiga narasi paling kohesif pagi ini.

Lensa kedua, dari narasi makro. Dimulai dari kondisi upstream global, lihat sektor yang kena dampak, baru turun ke sahamnya.

$MDKA
Merdeka Copper Gold — Gold Mining
Kenapa masuk radar Volume 88 juta lembar (+81.6%) kemarin dengan harga +4.36% ke 3.350. Foreign net buy Rp 67.5 miliar dalam satu hari, sehari sebelumnya Rp 40.5 miliar. Proyek emas Pani sudah mulai heap leach Q1 2026, dengan gold ATH $4.871 cashflow ke depan jauh lebih tebal.
Tapi hati-hati Saham sudah naik cukup jauh dari level awal April. Kalau ceasefire menguat dan gold retreat ke $4.500-an, $MDKA rentan koreksi. Volume sangat tinggi kemarin. Perlu pantau apakah hari ini ada kelanjutan atau justru profit taking.
Gold ATH Driver Volume+Price Confirmation Foreign Net Buy Rp 67.5M
$INCO
Vale Indonesia — Nikel
Kenapa masuk radar ESDM HPM baru efektif kemarin langsung jadi katalis. $INCO +5.84% ke 6.800 dengan foreign net buy Rp 27.4 miliar. Sejak 6 April, foreign sudah akumulasi konsisten. Total 10 hari terakhir kebanyakan asing masuk. LME nickel di $18.314/ton, +17% YoY, dan kuota produksi 2026 dipangkas ke 250 juta ton.
Tapi hati-hati Saham sudah naik hampir 20% dari 5.675 ke 6.800 dalam 10 hari. Regulasi HPM baru naikkan cost floor upstream, tapi HPAL smelter menghadapi biaya sulfur yang tinggi akibat gangguan Hormuz, dan margin MBMA dan NCKL bisa tertekan meski HPM naik.
Regulatory Catalyst (HPM) LME +17% YoY Foreign Akumulasi Konsisten
$ADRO
Alamtri Resources — Batubara
Kenapa masuk radar Akumulasi asing paling konsisten di IHSG minggu ini. Total foreign net buy Rp 254 miliar dalam 8 hari terakhir, dengan kemarin volume 122 juta lembar (+51.96%) dan price confirmation +2.86%. Skor tertinggi di foreign consensus screener (94.21). Newcastle $135/ton, kuota produksi 2026 dibatasi.
Tapi hati-hati Coal secara narasi bukan sektor leading, lebih ke tempat parkir defensif asing sambil menunggu clarity arah market. Kalau minyak dan coal price drop lebih jauh akibat ceasefire diperpanjang, flow bisa balik.
Foreign Consensus #1 8 Hari Akumulasi Coal Defensif
Catatan ini diupdate tiap hari.

Gue bakal update kondisi market di situs ini rutin sebelum dan sesudah pasar buka. Tapi ini baru awal. Gue lagi bangun dua hal supaya lo bisa riset mandiri lebih gampang:

[ 1 ]
Telegram @temanritel
Catatan ringkas via chat, langsung masuk notif HP tiap hari. Ada tambahan radar saham yang gak sempat masuk web, sekalian buat ngecek arsip hari sebelumnya.
[ 2 ]
Aplikasi Ritel Pintar
Daftar lengkap radar saham dan ulasan yang lebih komprehensif dari web dan Telegram. Butuh insight spesifik soal suatu saham? Tinggal search dan baca narasi lengkapnya di sana.

Keduanya masih dikembangkan. Daftar waitlist duluan?

Mau masuk waitlist? Ambil ebook ini sekalian.

Cara gue baca narasi makro dengan Contekan Framework Baca Narasi & Flow Broker. Gratis.
Ambil kalau mau. Nanti gue masukin ke waitlist Telegram & App juga.

Ambil Ebook Gratis & Join Waitlist