Sabtu, 12 Apr 2026 · pagi

Pagi. Deal tarif AS-China berlaku pekan ini, tarif AS ke China turun dari 145% ke 30%. Minyak jeblok lebih dari 13%, broker sudah duluan masuk petrokimia 4-5 hari, dan asing parkir defensif di komoditas sambil tunggu arah.

Catatan harian, terbit tiap sebelum pasar buka.

Dua event besar gerak bersamaan pekan lalu: deal tarif AS-China dan gencatan senjata AS-Iran. Minyak Brent anjlok lebih dari 13% dalam satu minggu. IHSG Jumat naik 2.15%, sektor infrastruktur dan energi jadi outperformer. Asing mulai masuk, tapi masih selektif dan lebih banyak parkir di komoditas. Broker lokal sudah duluan masuk petrokimia sebelum narasi ini ramai dibahas.

Biar cepet, ini rangkuman saham yang paling kuat ngerespon narasi market hari ini (alasan lengkapnya gue tulis di bawah):

Radar pantauan cepat:
$TPIA Petrokimia Feedstock turun, broker 4 hari duluan
$ESSA Gas & Ammonia Asing akumulasi 5/5 hari, score foreign #1
$PTBA Batubara Foreign net buy 805M, 5/5 hari konsisten
$ASII Konglomerat Industri Trade deal proxy, foreign masuk 1T
$EMAS Gold Mining Foreign net buy terbesar 1.5T, hedge tail risk
Deal tarif AS-China dan gencatan AS-Iran bersamaan: dual catalyst untuk risk-on. Pekan lalu dua event besar gerak sekaligus. Tarif AS ke produk China turun dari 145% ke 30%, China balas dari 125% ke 10%. Gencatan senjata AS-Iran mulai berlaku 8 April. Dua hal ini langsung tekan risk premium pasar. IHSG Jumat ditutup naik 2.15%. Asing beli bersih Rp0.87 triliun pekan lalu, meski YTD masih jual bersih Rp37 triliun, jadi masih ada jalan panjang untuk recovery foreign flow.
Petrokimia dapat paling banyak dari minyak yang jeblok. Brent turun dari kisaran $113-an ke $94.40/bbl, lebih dari 13% dalam satu minggu. Untuk $TPIA dan $BRPT, ini berarti biaya feedstock (naphtha, ethylene) langsung mereda. Margin yang selama ini terjepit bisa mulai berbalik. Broker sudah masuk duluan: $TPIA diakumulasi 4 broker selama 4 hari dengan return 3 hari +45%, $BRPT diakumulasi 5 broker selama 5 hari dengan return 3 hari +31%. Narasi makro searah dengan flow lokal.
Coal dan gas: asing parkir defensif di komoditas sambil tunggu arah. Harga batu bara Newcastle masih di sekitar $135.50/ton, turun tipis 2% minggu ini tapi belum ambrol. Asing konsisten masuk: $PTBA net buy 5/5 hari dengan akumulasi 805 miliar, $ADRO 845 miliar, $AADI bahkan punya akumulasi terbesar di seluruh screener: 1.7 triliun selama 5 hari berturut-turut. Di gas, $ESSA jadi top foreign consensus dengan net buy 165 miliar selama 5 hari. RSI $ESSA masih 44, asing beli di area yang belum mahal.
Gold $4.749, gencatan rapuh, dan BEI reformasi batas free float. Gold sedikit koreksi dari puncak tapi masih di level sangat tinggi. MACD sudah negatif, RSI 43.5. Tapi asing pegang $EMAS dengan net buy 1.5 triliun dalam seminggu sebagai hedge, bukan karena conviction bullish jangka panjang. BEI juga sedang reformasi aturan HSC (High Shareholding Concentration), naikkan batas free float dari 7.5% ke 15%. Saham seperti $BREN dan $DSSA terancam keluar indeks MSCI kalau tidak memenuhi syarat baru ini.
Petrokimia ▲ · Gas & Energi ▲ · Batubara ◆ · Konglomerat Industri ◆ · Gold Mining ◆
Petrokimia $TPIA, $BRPT

Feedstock turun seiring minyak anjlok lebih dari 13%, margin ekspansi mulai terbuka. Broker lokal sudah masuk 4-5 hari berturut-turut dari beberapa broker berbeda. Narasi makro paling kohesif minggu ini.

Gas & Energi $ESSA, $BIPI

$ESSA diakumulasi asing 5 hari tanpa henti, top score di foreign consensus (106.7). Gas global masih elevated, ammonia punya demand dari sektor agrikultur Asia yang stabil.

Batubara $PTBA, $ADRO, $ADMR, $AADI

Harga stabil di $135/ton, asing parkir di sini untuk yield sambil nunggu arah. $AADI punya net buy akumulasi terbesar (1.7 triliun, 5/5 hari). Belum ada momentum kenaikan harga komoditas yang nyata.

Konglomerat & Industri $ASII, $UNTR, $TLKM

Trade deal membuka harapan rebound capex industri dan permintaan alat berat. Asing masuk $ASII (1T, 4/5 hari), $UNTR (1.3T, 4/5 hari). $TLKM konsisten dengan sektor infrastruktur yang jadi outperformer IHSG Jumat.

Gold Mining $EMAS

Net buy asing 1.5 triliun tapi momentum teknikal melemah. Gencatan masih rapuh, gold bisa rebound cepat kalau situasi eskalasi lagi. Asing jaga posisi sebagai hedge, belum ada sinyal accumulation long-term.

Cara gue pakai catatan ini: Biasanya gue nggak mantau semuanya. Gue cuma milih 1 atau 2 saham yang ceritanya paling masuk akal buat gue dari semua Lensa Narasi dan Broker. Jangan telan mentah-mentah ya, jadiin ini awalan aja buat lo pilih sendiri.

Lensa pertama, dari narasi makro. Dimulai dari kondisi upstream global, lihat sektor yang kena dampak, baru turun ke sahamnya.

$TPIA
Chandra Asri Pacific — Petrokimia
Kenapa masuk radar Minyak turun lebih dari 13% minggu ini, ruang ekspansi margin petrokimia mulai terbuka. Broker masuk 4 hari berturut-turut (YB, HP, IF, CC), return 3 hari +45.3%. Trade deal AS-China juga mendukung demand downstream chemical jangka menengah.
Tapi hati-hati Gencatan masih rapuh. Kalau minyak balik naik, margin kembali tertekan. Pantau apakah broker masih masuk atau mulai distribusi di level ini.
Feedstock Drop Tailwind Broker Sequence Confirmed
$ESSA
Surya Esa Perkasa — Gas & Ammonia
Kenapa masuk radar Score tertinggi di foreign consensus (106.7). Net buy asing 165 miliar dalam 5 hari beruntun. Produksi ammonia dari gas alam, demand agrikultur Asia stabil. RSI 44.7, asing beli di area yang belum mahal.
Tapi hati-hati MACD masih sideways. Asing akumulasi pelan, tidak masuk karena harga sudah berlari. Kalau gas global ikut turun setelah minyak, ada tekanan ke revenue.
Foreign Consensus #1 Price Konsolidasi
$AADI
Adaro Andalan Indonesia — Batubara
Kenapa masuk radar Net buy akumulasi asing terbesar di seluruh screener hari ini: 1.7 triliun dalam 5 dari 5 hari terakhir. Angka ini lebih besar dari emiten lain manapun di hasil hari ini.
Tapi hati-hati Momentum harga ke bawah meski asing terus beli, kemungkinan akumulasi di weakness. Pantau apakah harga ikut menguat atau asing masih akumulasi tanpa price follow-through.
Foreign Net Buy Terbesar 1.7T Akumulasi di Weakness

Lensa kedua, dari pola akumulasi. Flow broker sering datang mendahului narasi.

Radar ini memantau net buy konsisten dari broker lokal selama 2–5 hari berturut-turut. Flow dulu, cerita belakangan. Saham di bawah masuk radar karena ada akumulasi yang tidak berhenti meski market sedang volatile.
$PACK
Packaging — Small Cap
Kenapa masuk radar Score tertinggi di screener hari ini (97), masuk sweet spot BAL. Tiga broker (CP, YP, YB) konsisten 3 hari, volume 3.69x rata-rata, close 100% di high harian. Return 3 hari +17.4%.
Tapi hati-hati Tidak ada driver makro yang jelas. Momentum bisa kuat 1-3 hari ke depan, tapi perlu keluar cepat kalau volume mulai turun.
$PSKT
Small Cap
Kenapa masuk radar Score 93, sweet spot BAL. Empat broker (YB, CP, YP, HP) masuk 4 hari, volume 3.77x. Close-high hanya 18% (reversal-zone), menunjukkan akumulasi di bawah bukan di puncak. Return 3 hari +8.9%.
Tapi hati-hati Label reversal-zone perlu diperhatikan. Bisa jadi setup menarik kalau breakout dari sini, tapi perlu konfirmasi hari berikutnya.
$SINI
Singaraja Putra — Small Cap
Kenapa masuk radar Score 90, sweet spot BAL. Dua broker (HP, YB), volume 3.37x, close 100% di high harian. Return 3 hari +25.6%. Ada peer confirmation dari 12 saham sejenis.
Tapi hati-hati Tidak ada narasi di balik ini selain pola broker. Pantau hari ketiga apakah broker masih masuk atau mulai keluar.
Catatan ini terbit tiap pagi.

Gue bakal update kondisi market di situs ini tiap sebelum bursa buka. Tapi ini baru awal. Gue lagi bangun dua hal supaya lo bisa riset mandiri lebih gampang:

[ 1 ]
Telegram @temanritel
Catatan ringkas via chat, langsung masuk notif HP tiap pagi. Ada tambahan radar saham yang gak sempat masuk web, sekalian buat ngecek arsip hari sebelumnya.
[ 2 ]
Aplikasi Ritel Pintar
Daftar lengkap radar saham dan ulasan yang lebih komprehensif dari web dan Telegram. Butuh insight spesifik soal suatu saham? Tinggal search dan baca narasi lengkapnya di sana.

Keduanya masih dikembangkan. Daftar waitlist duluan?

Mau masuk waitlist? Ambil ebook ini sekalian.

Cara gue baca narasi makro dengan Contekan Framework Baca Narasi & Flow Broker. Gratis.
Ambil kalau mau. Nanti gue masukin ke waitlist Telegram & App juga.

Ambil Ebook Gratis & Join Waitlist