Senin, 11 Mei 2026 · pagi

Pagi. IHSG kemarin (Jumat, 8/5) ambruk 2,86% ke level 6.969 setelah jebol support 7.000. Penyebabnya: Windfall Tax. Pemerintah kaji pajak windfall profit untuk sektor batubara dan nikel. Ini kirim sinyal negatif ke pasar — basic materials turun 6,76%, energi 5,27%. Tapi net buy asing Rp11,42 triliun tercatat di awal minggu, jadi sentimen berbalik drastis setelah berita muncul. Support IHSG: 6.900. Resistance: 7.080.

Catatan harian, terbit tiap sebelum pasar buka.

$TLKM Telkom Indonesia — Telecommunications Foreign consensus tertinggi, defensive play
$MAPI Mitra Adiperkasa — Retail Broker sequence 94, volume breakout 6.97x
$BMRI Bank Mandiri — Banking Lindung nilai saat komoditas terpukul
$MORA MORA Indonesia — Technology Tech breakout tertajam +57.9% 1W
$DMAS Dharma Samudera — Shipping SUSTAINED breakout, volume 1.9x
Windfall Tax kirim sinyal negatif ke pasar komoditas. Pemerintah kaji pajak windfall profit untuk sektor batubara dan nikel sebagai kompensasi subsidi energi. IHSG Jumat kemarin ambruk 2,86% ke 6.969 setelah jebol support 7.000. Basic materials turun 6,76%, energi 5,27%, utilitas 9,34%. Net buy asing Rp11,42 triliun tercatat di awal minggu, tapi sentimen berbalik drastis setelah berita windfall tax muncul.
Perbankan dan telko jadi defensive play saat komoditas terpukul. BMRI, BBRI, BBCA semua menunjukkan relative strength positif vs IHSG. TLKM dengan foreign consensus 102.4 dan ISAT dengan RS 58.8 jadi pilihan. Kedua sektor ini lebih tahan gejolak karena bisnis model yang stabil dan cash flow predictible.
Property di fase akumulasi, menarik untuk swing santai. PWON, LPKR, KIJA, CTRA, TOWR semuanya di FASE 2B dengan volume rendah. Ini saham-saham yang mungkin tidak meledak hari ini, tapi punya struktur yang sehat untuk 1-4 minggu ke depan. Prospek jangka menengah saat BI rate stabil di 4.75%.
Konsumer mixed signal, INDF kena cascade MONITOR. ICBP cukup stabil dengan RS 42.5, tapi INDF kena cascade score 64 (MONITOR). Perlu hati-hati dengan divergence antara fundamental dan technical di sektor ini. ---

Biar gampang nyaring saham, gue petain dulu sektor mana yang lagi dapet angin segar (▲) dan mana yang cuma jadi tempat parkir sementara (◆). Saham yang ada di sektor hijau biasanya narik duluan.

Perbankan Telko Property Konsumer Nikel/Minerals × Batubara × Energi × Tech
Perbankan ($BMRI, $BBRI, $BBCA)
BMRI/BBRI/BBCA semua RS positif vs IHSG, broker aktif. Safe haven saat komoditas kena windfall tax. Perbankan jadi lindung nilai saat sektor komoditas terpukul.
Telko ($TLKM, $ISAT)
TLKM foreign consensus tertinggi 102.4 dengan 5 broker. ISAT RS 58.8 dengan 2 broker aktif. Bisnis telko stabil dan cash flow predictible, tahan gejolak market.
Property ($PWON, $LPKR, $KIJA, $CTRA, $TOWR)
Semua di FASE 2B dengan volume rendah. PWON/LPKR/KIJA/CTRA/TOWR menarik untuk swing santai karena fase akumulasi yang lebih tenang. Prospek jangka menengah saat BI rate stabil.
Konsumer ($ICBP, $INDF)
ICBP RS 42.5 stabil. INDF kena cascade score 64 (MONITOR). Mixed signal di sektor ini, perlu hati-hati dengan divergence.
Nikel/Minerals ($INCO, $MDKA, $ARCI, $AMMN, $BRMS, $TINS)
Semua kena cascade signal 50-55 akibat windfall tax risk. INCO/MDKA/ARCI/AMMN/BRMS/TINS semua terpukul Jumat kemarin. Hindari untuk sementara.
Batubara ($PTBA, $BUMI, $DSSA)
Cascade score 50-62. Windfall tax langsung kena sektor ini. PTBA/BUMI/DSSA terpukul Jumat kemarin.
Energi ($BREN, $PGEO, $ENRG)
Cascade 52-62. Jadi pemberat utama IHSG Jumat kemarin. BREN/PGEO/ENRG semua terdampak windfall tax.
Tech ($MORA, $GSMF)
MORA breakout besar +57.9% 1W tapi overbought. High risk high reward. Perlu cek fundamental dan struktur broker. ---

Cara gue pakai catatan ini: Biasanya gue nggak mantau semuanya. Gue cuma milih 1 atau 2 saham yang ceritanya paling masuk akal buat gue dan cocok sama risiko waktu gue. Jangan telan mentah-mentah ya, jadiin ini awalan aja buat lo pilih sendiri.

🟢 Swing Santai (1-4 Minggu)

Saham yang lagi sepi dan di bawah radar, tapi ketahuan ada yang nyicil kumpulin barang di area support. Cocok buat yang mau masuk pelan-pelan tanpa tergesa.

$PWON
Pakuwon Jati — Property
Kenapa masuk radar FASE 2B score 90, pullback +9.1% ke area support, volume 0.65x (tenang). Prospek jangka menengah saat BI rate stabil. Base formation hampir matang.
Tapi hati-hati Property sector bisa terlambat rebound. Perlu patience untuk wait base formation selesai.
$LPKR
Lippo Cikarang — Property
Kenapa masuk radar FASE 2B score 90, pullback +11.8%, volume 0.98x. Konglo Lippo, histori akumulasi yang kuat. Struktur sehat untuk swing.
Tapi hati-hati Property sector recovery might be slow. Hati-hati jika IHSG jebol 6.900.

🟡 Swing Cepat (2-5 Hari)

Saham yang trennya terkonfirmasi naik, namun sedang istirahat sejenak (pullback sehat) sambil terus diakumulasi.

$MAPI
Mitra Adiperkasa — Retail
Kenapa masuk radar Foreign consensus 70 + broker sequence 94 + volume breakout 6.97x. 2 broker (AK,HP) aktif, 4/5 hari foreign net buy. Volume prep sudah matang.
Tapi hati-hati RS 57.8 cukup tinggi. Retail sector bisa terdampak jika daya beli melemah.
$PNLF
Panen Lestari Internasional — Forestry
Kenapa masuk radar RS 65.6 (+10.6%), volume breakout 5.73x, 2 broker (BK,DX) aktif. Momentum yang lebih sehat daripada MORA.
Tapi hati-hati Forestry sector volatility tinggi. Perlu cek fundamental dan news flow.

🔴 Fast Trade (1-2 Hari)

Saham dengan broker yang agresif hajar kanan berhari-hari. Rentan patah, wajib disiplin stop-loss.

$DMAS
Dharma Samudera Perkasa — Shipping
Kenapa masuk radar SUSTAINED breakout dengan score 94, Ret3D +5.5%. Volume sustained 1.9x post-breakout. Potensi lanjut kalau IHSG recovery.
Tapi hati-hati Shipping sector volatility tinggi. Perlu monitoring BDI dan global shipping rates. Hati-hati jika IHSG jebol 6.900.

Ini baru sebagian. Saham lainnya ada di Telegram tiap hari. Join di bawah.

Cara gue pakai narasi ini: Saham di sini punya cerita makro di belakangnya, dan ekosistemnya lagi bergerak bareng. Makanya lebih tenang mantaunya dibanding saham yang gerak tanpa cerita. Tapi narasi tetap perlu waktu dan momen yang pas. Jadiin ini awalan buat lo pilih sendiri.

$TLKM
Telkom Indonesia — Telecommunications
Kenapa masuk radar Foreign consensus tertinggi 102.4 dengan 5 broker akumulasi (BK,ZP,BB,LG,CC). 3/5 hari foreign net buy 235.1B. Telko defensive play saat komoditas kena windfall tax. Bisnis telko stabil dengan cash flow predictible.
Tapi hati-hati Harga sudah dekat resistance, mungkin ada profit taking jangka pendek. RS 58.8 masih sehat tapi perlu monitoring.
Defensif Foreign Buy Broker Akumulasi
$MAPI
Mitra Adiperkasa — Retail
Kenapa masuk radar Foreign consensus 70, broker sequence 94, volume breakout 6.97x. 2 broker (AK,HP) aktif, 4/5 hari foreign net buy. Aman dari cascade exit. Volume prep sudah matang.
Tapi hati-hati RS 57.8 cukup tinggi, perlu hati-hati kalau ada pullback tajam. Retail sector bisa terdampak jika daya beli melemah.
Volume Breakout Momentum Foreign Buy
Catatan ini update tiap hari.

Gue bakal update kondisi market di situs ini rutin sebelum dan sesudah pasar buka. Tapi ini baru awal. Gue lagi bangun dua hal supaya lo bisa riset mandiri lebih gampang:

[ 1 ]
Telegram @temanritel
Catatan ringkas via chat, langsung masuk notif HP tiap hari. Ada tambahan radar saham yang gak sempat masuk web, sekalian buat ngecek arsip hari sebelumnya.
[ 2 ]
Aplikasi Ritel Pintar
Daftar lengkap radar saham dan ulasan yang lebih komprehensif dari web dan Telegram. Butuh insight spesifik soal suatu saham? Tinggal search dan baca narasi lengkapnya di sana.

Aplikasinya masih dikembangkan. Daftar waitlist duluan?

Mau masuk waitlist? Ambil ebook ini sekalian.

Cara gue baca narasi makro dengan Contekan Framework Baca Narasi & Flow Broker. Gratis.
Ambil kalau mau. Nanti gue masukin ke waitlist Telegram & App juga.

Join Waitlist & Ambil Ebook Gratis
Bukan. Ini cuma catatan riset pribadi, bukan ajakan beli atau jual. Gue catat apa yang gue liat di pasar (flow broker, narasi makro, pergerakan sektor) supaya lo bisa baca dan tentukan sendiri. Kalau lo ikut langsung tanpa riset sendiri, itu tanggung jawab lo ya. Pahami dulu yang akan lo lakuin.
  • Radar Pantauan Cepat → Cek dulu, ini daftar emiten singkat yang gue liat menarik, biar lo lanjut baca detail ke bawah.
  • Buka Catatan → Lo bisa paham narasi makro dan sektor yang lagi ada ini konteksnya apa. Soalnya ini ngaruh ke analisis selanjutnya.
  • Peta Sektor → List sektor mana yang lagi dapet angin (▲) vs masih wait n see (◆) dari kondisi narasi.
  • Picks (Lensa Narasi/Broker) → Ini awalan riset, jangan telan mentah-mentah. Ini catatan per emiten dari gue, tentukan area entry/exit lo sendiri, dan sesuaikan sama risiko dan modal lo.
Gue biasanya cuma milih 1-2 saham yang ceritanya paling masuk akal, bukan semuanya.
Data broker (flow volume asing/lokal, harga saham) dari ringkasan transaksi harian BEI. Narasi makro dari kombinasi berita keuangan, data komoditas global, dan berita kebijakan regulator (OJK, BI, BEI). Semua disaring dan ditulis dari perspektif investor ritel, bukan analis institusi. Gue bukan guru, bukan analis profesional. Gue cuma sesama ritel yang kebetulan punya akses ke informasi/konteks lebih banyak, pakai framework analisis sendiri dan mau share catatannya.
Bisa dong. Catatan ini gratis karena gue cuma mau share catatan aja. Lo bisa pelajari sendiri framework dan gimana gue analisis ini di ebook gue yang berbayar. Nanti gue juga ada aplikasi berbayar untuk bantu lo riset mandiri dengan mudah (search per saham, arsip lengkap, review lebih komprehensif, analisis risiko entry/exit, radar saham beragam). Tapi catatan harian di web ini tetap gratis.
ChannelKontenUpdate
Web (ini)Catatan harian: Narasi, Peta Sektor, Radar SahamSebelum pasar buka
Telegram @temanritelNotif langsung + radar tambahan yang gak ada di web + arsip hari sebelumnyaTiap hari (pagi/malam)
App (coming soon)Riset komprehensif per saham, search, arsip lengkap, review dan analisis, screener dan radar saham beragamNanti (sekarang waitlist dulu)